Senin, 01 Februari 2016

Cara Mengukur Elco Menggunakan Multitester


Bagi Anda yang bingung mencari langkah teliti Elco, Anda dapat memerhatikan uraian di bawah ini dengan baik. Elco yaitu satu diantara sisi atau komponen dari elektronik, memiliki manfaat yang begitu utama. Manfaat Elco yaitu menaruh arus dalam kurun saat spesifik. Elco juga kerap dikatakan sebagai Kondesator elektrolit, sedang kekuatan penyimpanan arus disebut kemampuan kondensator. Oleh karenanya, beberapa orang yang menyebutkan Elco sebagai kapasitor ataupun elko. Pada prinsipnya Elco, kapasitor ataupun elko cuma sebutan saja, Anda dapat menyebutnya sesuai sama apa yang diinginkan Anda.

Cara Mengukur Elco Menggunakan Multitester

Sesungguhnya maksud dari pada pengukuran kapasitor/kondensator elektrolit atau Elco yaitu untuk tahu kondisi dari pada kapasitor/kondensator itu apakah bocor atau rusak atau masihlah baik. Serta nilai kapasitor/kondensator elektrolit atau Elco dapat kita baca pada tubuhnya.

Langkah mengukur elco

1. Tentukan switch pada posisi Ohm 
Pertama, pastikan selektor atau switch Avo Mtr. ada pada posisi Ohm mtr. lalu cocokkan dengan ukuran kemampuan pada tubuh Elco. Untuk Anda yang mau mengatur Elco memiliki ukuran 100uf/75v jadi tentukan posisi switch yang sesuai sama. Posisi yang sesuai sama yaitu posisi 1K yaitu mengukur Elco ukuran 1uf sampai 100uf. 

2. Tempelkan stik 
tahap selanjutnya yaitu tempelkan stik positif atau kabel merah pada satu diantara kaki Elco. Demikian halnya stik negatif atau kabel hitam pada kaki Elco yang lain. 

3. Saksikan hasil 
Paling akhir, lihatlah hasil yang didapatkan atau diperlihatkan. Bila jarum AVO bergerak serta kembali pada ke posisi 0 jadi Elco dalam keadaan yang masihlah bagus. Sedang bila jarum bergerak serta tak kembali pada ke posisi awal mulanya jadi Elco itu rusak.

Cara Mengukur Resistor Dengan Multimeter Lengkap


Dalam Pengetahuan Elektronika komponen seperti Resistor Capasitor serta Transistor adalah komponen paling utama yang begitu menguasai dalam suatu rangkaian. Pada artikel terlebih dulu sudah di kupas mengenai langkah membaca nilai resistor lewat kode warna. 

Cara Mengukur Resistor Dengan Multimeter Lengkap

Walau demikian jika gelang warna pada resistor sudah hilang atau luntur, tentunya bakal muncul permasalahan untuk tahu besar nilai dari resistor itu, untuk tahu nilai suatu resistor yang telah tak mempunyai gelang warna dapat dikerjakan dengan satu diantara langkah yakni mengukur resistor dengan multimeter.

Langkah mengukur resistor

Mengenai langkah pengukuran yaitu seperti berikut : 

  • Sediakan multimeter. 
  • tancapkan probe merah pada terminal + serta probe hitam pada terminal – (com). Ketika pemasangan probe yakinkan serta lakukan warna probe sesuai sama terminalnya, walau sebenarnaya akan tidak memengaruhi pengukuran atau membahayakan alat ukur tersebut. 
  • Baca besar resistor berdasar pada gelang warnanya. Hal semacam ini dikerjakan untuk memastikan penentuan pengali pada knop multimeter. 
  • Tentukan pengali dengan mengarahkan knop multimeter pada pengali tahanan. Penentuan pengali sesuai dengan besar tahanan yang bakal diukur. 
  • Kerjakan kalibrasi alat ukur. Butuh diingat bahwasannya kalibrasi dikerjakan setiap saat kita ganti besar pengalinya. Mengenai langkah kalibrasi bakal saya terangkan di bagian bawah artikel ini sisi contoh pengukuran. 
  • Kerjakan pembacaan taraf. Butuh diingat kalau dalam pembacaan taraf pada multimeter mencari garis taraf yang mempunyai penunjuk angka 0 di samping kanan. Umumnya garis taraf pengukuran tahanan berwarna hijau serta ditandai dengan lambang Ω.


Jika pada resistor tak ada kode warna, status resistor tidak bisa disebutkan baik atau rusak, lantaran tak ada referensi suatu nilai yang dapat di jadikan patokan. Cuma saja jika hasil dari pengukuran resistor itu yaitu 0, jadi dapat di katakan resistor itu sudah shoot serta bisa disebutkan rusak.


Rabu, 27 Januari 2016

Cara Mengukur Lingkar Jari Untuk Cincin


Anda punya niat membeli cincin perak namun anda tak tahu ukuran jari anda? tenang, kami bakal menolong anda untuk tahu ukuran jari anda, hingga nanti cincin yang anda pesan tak salah ukuran. Mengukur lingkar jari bisa dikerjakan lewat cara manual serta cukup gampang, langkahnya mudah ikutin saja langkah berikut ini :

Cara Mengukur Lingkar Jari Untuk Cincin

Langkah Ukur Jari


  1. Langkah pertama, sediakan kertas yang telah dipotong memanjang lebih kurang 1 cm. 
  2. Lilitkan kertas pada jari sampai ujung kertas berjumpa dengan kertas dibelakannya. 
  3. Berikanlah tanda dengan spidol ballpoint atau pensil pada pertemuan ujung kertas dengan titik lilit kertas pada jari. 
  4. Ukur panjang ujung kertas sampai tanda yang sudah di buat pada langkah 3, dengan penggaris dalam ukuran mm (milimeter) 
 

Cara Mengukur Arus Listrik dan Tegangan


Pada intinya suatu rangkaian listrik berlangsung saat suatu penghantar dapat dialiri electron bebas dengan cara terus-terusan. Aliran yang terus-menerus ini yang dimaksud dengan arus, serta kerap juga dimaksud dengan aliran, sama seperti dengan air yang mengalir pada suatu pipa.

Untuk temukan makna dari ketentuan dari kesamaan dalam rangkaian ini, kita butuh memastikan suatu nilai seperti kita memastikan nilai saat, isi, panjang serta bentuk lain dari kesamaan fisika. Standard yang dipakai pada kesamaan itu yaitu arus listrik, tegangan, serta kendala.

Cara Mengukur Arus Listrik dan Tegangan

Mengingat demikian utamanya manfaat multimeter kesempatan ini saya bakal sharing info mengenai Langkah Memakai Multimeter tetapi untuk mempersempit kajian saya cuma mengulas Multimeter Type Analog. Di bawah ini tutorial sedetailnya : 

RUMUS – RUMUS

Kuat Arus Listrik → Jumlah Muatan Listrik Yg Lewat Suatu
Penghantar Tiap Detik.

I = Q / t
I → Kuat Arus Listrik ( Ampere )
Q → Jumlah Muatan ( Coulomb )
t → Waktu ( Detik )

Daya → Usaha Per Satuan Waktu.

P = W / t
P = Daya ( Watt )
W = Usaha ( Joule )
t = Waktu ( Detik )

Hambatan Jenis → Hambatan Yg Terdapat Pd Penghantar Tiap
Satu Satuan Panjang.

ρ = R . A / L
ρ = Hambatan Jenis ( Ohm )
R = Hambatan ( Ohm )
A = Luas Penampang Penghantar ( m2 )
L = Panjang Penghantar ( m )

Langkah memakai Ohmmeter 

Ohmmeter bisa dipakai untuk :

Mengukur besarnya nilai kendala Resistor 

a. Putar sakelar pemilih pada posisi yang diinginkan (Rx1/Rx10/Rx1k/Rx10k) 
b. Colokkan kabel merah ke lubang positif serta kabel hitam kelubang negatif multimeter. 
c. Sambungkan colok kabel merah serta colok kabel hitam jarum bakal bergerak kekanan 
d. Susunlah sampai jarum menunjuk tepat angka nol dengan memutar pengatur nol yang ada disamping kanan. 
e. Lepaskan kembali colok kabel merah serta hitam jarum bakal kembali keposisi awal mulanya. 
f. Tempelkan colok merah di kaki resistor serta colok hitam dikaki yang lain bisa dengan tanpa sentuhan tangan atau dapat juga dengan dipegang dengan tangan dengan catatan cuma satu tangan janganlah ke-2 tangan memegang resistor. 
g. Jarum bakal menunjuk angka teretentu 

HP=PJxBU 
HP=Hasil Pengukuran 
PJ=Penunjukkan Jarum 
BU=Batas Ukur 

Menguji Putus atau tidaknya suatu penghantar. 

Untuk menguji putus atau tidaknya suatu penghantar Umpamanya Anda mau menguji suatu gulungan kawat, kabel atau jalur PCB yang tidak tebal langkahnya seperti berikut : 

a. Pakai saklar pada posisi Rx1k 
b. Tempelkan colok kabel merah pada satu diantara ujung serta colok hitam pada ujung yang lain. 
c. Apabila jarum bergerak kekanan bermakna kawat tak putus demikian sebaliknya bila jarum tak bergerak bermakna kawat putus. Bila multimeter itu mempunyai feature Buzz anda dapat memakai saklar pada posisi Buzz bila ke-2 colok ditempelkan keujung kabel jadi bila kawatnya tak putus jadi multimeter bakal berbunyi. 

Menguji Kondensator, Dioda, Transistor serta Transformator. Silakan saksikan Menguji Komponen. 

a. Langkah memakai Voltmeter DC. 

Langkah memakai Voltmeter DC silakan saksikan Mengukur tegangan DC 

b. Langkah memakai Voltmeter AC. 

Menurut saya pada prakteknya sesungguhnya tidak sering sekali memakai Voltmeter AC lantaran umumnya rangkaian elektronika memakai tegangan DC. Walau sekian Voltmeter AC tetaplah diperlukan terlebih untuk beberapa Teknisi Tv umpamanya untuk mengukur tegangan powersuplynya. Voltmeter AC dapat juga dipakai untuk mengukur tegangan AC listrik PLN atau Generator. Bila Listrik di rumah anda stabil saya fikir tak perlu diukur tegangannya. 

c. Langkah Memakai Amperemeter. 

Sama dengan Voltmeter AC Amperemeter juga tidak sering dipakai. Amperemeter dipakai untuk mengukur besarnya arus listrik DC yang mengalir pada rangkaian. Biasanya multimeter cuma dapat mengukur arus listrik DC hingga 500 mA saja. 

Tutorial Langkah memakai Multimeter di atas menurut saya tak susah untuk dikuasai seandainya segera dipraktekkan Semoga berguna!

Selasa, 26 Januari 2016

Cara Mengukur Komponen Elektronika Lengkap


Menguji komponen elektronika adalah langkah yang perlu ditempuh saat anda beniat bakal merakit rangkaian elektronika. Pengujian sebelum perakitan begitu utama lantaran komponen2 yang dirakit mesti dalam kondisi baik semuanya. Sesudah meyakini komponen2nya baik semua, baru anda mulai merakit. Saya umumnya memakai alat multimeter. Penuturannya silakan di baca dengan cara cermat berikut ini.

Cara Mengukur Komponen Elektronika

Sebelumnya lakukan praktik elektronika dasar, penulis bakal memperkenalkan komponen-komponen elektronika yang bakal digunakan dalam uji coba kelak. Mengenai komponen elektronika terbagi dalam dua grup yakni komponen pasif serta komponen aktif. Komponen pasif yakni komponen resistor, kondensator, lilitan induktor serta transformator. Komponen aktif yakni dioda, dioda zener, dioda led, dioda scr, dioda triac, dioda diac, dioda photo, transistor bipolar, transistor fet, transistor photo, komponen IC linier, serta komponen IC digital

MENGUKUR RESISTENSI 

Tentukan jangkah pada OHM, lalu ujung kabel penyidik merah serta hitam disentuhkan serta kerjakan zero seting dengan memutar tombol nol. 

MENGUKUR TEGANGAN DC 

Prediksikan tegangan yang bakal diukur, tempatkan jangkah pada taraf yang lebih tinggi. penyidik merah pada positif serta hitam pada negative. 

MENGUKUR DAYA 

Daya di kalkulasi dari perkalian arus serta tegangan dari hasil pengukuran arus serta tegangan. 

MENGUKUR TEGANGAN AC 

Seperti pada pengukuran VDC, prediksikan tegangan yang bakal diukur, tempatkan jangkah pada taraf yang lebih tinggi. Biasanya avometer cuma bisa mengukur arus berupa sinus dengan frekwensi pada 30 Hz­ - 30 KHz. Hasil pengukuran yaitu tegangan efektif (Veff). 

MENGUKUR ARUS (SEARAH) 

Rangkaian yang bakal diukur ditetapkan pada satu diantara titik, serta lewat ke-2 titik yang terputus tadi arus ditinggalkan lewat avometer. 

MENGUJI KAPASITOR/KONDENSATOR 

Terlebih dulu muatan kondensator didischarge. Dengan jangkah pada OHM, tempelkan penyidik merah pada kutub POS serta hitam pada MIN. 

Apabila jarum menyimpang ke KANAN serta kemudian secara berangsur-­angsur kembali pada KIRI, bermakna kondensator baik. Apabila jarum tak bergerak, kondensator putus apabila jarum mentok ke kanan serta tak balik, kemungkinan kondensator bocor. 

Untuk menguji elco 10 F jangkah pada x10 k atau 1 k. Untuk kapasitas hingga 100 F jangkah pada x100, diatas 1000 F, jangkah x1 serta menguji kondensator non elektrolit jangkah pada x10 k. Menguji Jalinan Pada Circuit/Rangkaian 

Satu circuit atau bisa pula kumparan trafo di cek resistansinya, serta koneksi baik apabila resistansinya memperlihatkan angka NOL. 

MENGUJI DIODA 

Dengan jangkah OHM x1 k atau x100 penyidik merah ditempel pada katoda (ada sinyal gelang) serta hitam pada anoda, jarum mesti ke kanan. Penyidik di balik adalah merah ke anoda serta hitam ke katoda, jarum mesti tak bergerak. Apabila tak sekian bermakna peluang diode rusak. 

Langkah sekian dapat juga dipakai untuk tahu mana anoda serta mana katoda dari satu diode yang gelangnya terhapus. 

Dengan jangkah VDC, bahan satu dioda bisa pula diprediksikan dengan circuit pada gambar 10. Apabila tegangan katoda­ anoda 0. 2 V, jadi peluang dioda germanium, apabila 0. 6V peluang dioda silicon. 

MENGUJI TRANSISTOR 

Transistor ekivalen dengan dua buah dioda yang dikombinasi, hingga prinsip pengujian dioda diaplikasikan pada pengujian transistor. Untuk transistor type NPN, pengujian dengan jangkah pada x100, penyidik hitam ditempel pada Basis serta merah pada Kolektor, jarum mesti meyimpang ke kanan. Apabila penyidik merah dipindah ke Emitor, jarum mesti ke kanan lagi. 

Lalu penyidik merah pada Basis serta hitam pada Kolektor, jarum mesti tak menyimpang apabila penyidik hitam dipindah ke Emitor jarum harus juga tak menyimpang. 

Setelah itu dengan jangkah pada 1 k penyidik hitam ditempel pada kolektor serta merah, pada emitor, jarum mesti sedikit menyimpang ke kanan apabila di balik jarum mesti tak menyimpang. Apabila satu diantara momen itu tak berlangsung, jadi peluang transistor rusak. 

Untuk transitor type PNP, pengujian dikerjakan dengan penyidik merah pada Basis serta hitam pada Kolektor, jarum mesti meyimpang ke kanan. Demikian juga apabila penyidik merah dipindah ke Emitor, jarum arus menyimpang ke kanan lagi. Setelah itu analog dengan pangujian NPN. 

Kita bisa memakai cara itu untuk tahu mana Basis, mana Kolektor serta mana Emitor satu transistor serta apakah type transistor PNP atau NPN. Sebagian type multimeter dilengkapi juga sarana pengukur hFE, adalah salah parameter utama satu transistor. 

Dengan circuit seperti pada gambar, bisa diprediksikan bahan transistor. Pengujian cukup dikerjakan pada Basis serta Emitor, apabila voltage 0. 2 V germanium apabila 0. 6 V jadi peluang silicon. 

MENGUJI FET 

Pemilihan type FET dikerjakan dengan jangkah pada x100 penyidik hitam pada Source serta merah pada Gate. Apabila jarum menyimpang, jadi janis FET yaitu kanal­P apabila tak, FET yaitu kanal­ N. 

Rusaknya FET bisa dilihat dengan rangkaian pada gambar. Jangkah ditempatkan pada x1k atau x10k, potensio pada minimal, resistansi mesti kecil. Apabila potensio diputar ke kanan, resistansi mesti tidak terhingga. Apabila momen ini tak berlangsung, jadi peluang FET rusak. 

MENGUJI UJT 

Langkah kerja UJT (Uni Junktion Transistor) yaitu seperti switch, UJT bila masihlah dapat on­ off bermakna masihlah baik. 

Jangkah pada 10 VDC serta potensio pada minimal, tegangan mesti kecil. Sesudah potensio diputar pelan­-pelan jarum naik hingga posisi spesifik serta bila diputar selalu jarum tetaplah disitu. Apabila jarum diputar pelan-­pelan ke arah minimal lagi, disuatu posisi spesifik tiba-­tiba jarum bergerak ke kiri apabila putaran potensio diteruskan hingga minimal jarum tetaplah disitu. Apabila momen itu berlangsung, jadi UJT masihlah baik.

Senin, 25 Januari 2016

Apakah Yang Dimaksud Dengan Mengukur Itu


Mengukur merupakan memperbandingkan satu besaran yang diukur dengan alat ukur yang dipakai sebagai satuan. Suatu hal yang bisa diukur serta bisa dinyatakan dengan angka dimaksud besaran, sedang pembanding dalam satu pengukuran dimaksud satuan. 

Apakah Yang Dimaksud Dengan Mengukur Itu

Satuan yang dipakai untuk lakukan pengukuran dengan hasil yang sama atau tetap untuk kebanyakan orang disebut satuan baku, sedang satuan yang dipakai untuk melakukan pengukuran dengan hasil yg tidak sama untuk orang yang berbeda dimaksud satuan tak baku. 

Contoh sederhana mengukur

Momen fisika bisa kita temui dalam kehidupan keseharian. Di Pasar pedagang melaksanakan pengukuran, yakni menimbang gula, menimbang terigu serta menimbang minyak sesuai dengan keinginan konsumen. Pedagang kain mengukur panjang kain yang dibeli oleh konsumen. Jadi, dimana-mana kita bisa menyaksikan pengukuran. 

Apa yang disebut dengan mengukur? Coba ukur panjang mejamu dengan dua alat ukur yang tidak sama, yakni dengan lidi pendek serta lidi panjang. 

Umpamanya, dua puluh lidi pendek serta dua puluh lidi panjang. Kenapa tidak sama? Lantaran alat ukur yang digunakan tidak sama ukurannya. Dari aktivitas tadi apa yang anda kerjakan? yang dikerjakan pada saat mengukur panjang meja yaitu memperbandingkan panjang meja dengan alat ukur panjang, yakni lidi pendek serta lidi panjang.

Cara Mengukur Badan Untuk Membuat Baju


Saat sebelum membuat pola jubah/gamis kita, terlebih dulu kita lakukan pengukuran. Saat sebelum mengukur ikatlah pinggang dengan tali. Lingkaran pinggang ini bakal membantu proses pengukuran terlebih dalam memastikan letak/batas area lingkar pinggang serta meminimalis terjadinya kekeliruan dalam pengukuran lantaran pakaian yang digunakan mengembang.

Cara Mengukur Badan Untuk Membuat Baju

cara nya sebagai berikut :

1. Panjang baju


Untuk mengambil panjang pakaian kita dapat mengambil ukuran dari ujung bahu hingga batas yang dikehendaki.

2. Lebar bahu


Lebar bahu dapat kita ukur dari lekuk hingga pada ujung bahu yang paling rendah.

3. Panjang tangan


Sedang untuk mengukur panjang tangan kita dapat mengukurnya dari bahu hingga pergelangan tangan.

4. Panjang siku


Panjang siku dapat di ukur pada akhiran bahu hingga siku.

 5. Lingkar siku


Pada seputar siku kita mesti mengambil ukurannya sedikit agak longgar.

6. Lebar lengan


Untuk mengambil ukuran lengan ini sama juga dengan mengambil lingkar siku, kita mesti mengambil seputar lengan agak longgar.

7. Lingkar tubuh


Mengukur di bagian tubuh ini sedikit agak rumit, ukurlah di bagian dada agak penuh serta di bagian paling lebar di punggung, tegangkan pita pengukur, bila perlu mintalah pertolongan orang lain. Untuk pola atasan/blus saja, cukup pakai ukuran dada.

8. Lingkar pinggang


Mencakup pinggang tidak terlalu pas untuk gaun dan pas untuk rok bawahan

9. Lingkar pinggul


Ukur keliling pinggul +3cm

10. Tinggi pinggul


Tinggi pinggul dapat di ukur dari pinggang hingga pinggul.

Dikala sobat pingin buka usaha menjahit pakaian, modal paling utama tidak cuma materi saja ada satu hal yang sangat vital yaitu sobat harus mesti tahu langkah buat pola baju. Biasanya bahan pola dari kain/potongan kertas karton yang dipakai untuk membuat bebrapa sisi potongan baju sebelumnya dijahit. Setiap design pakaian memiliki pola yang tidak sama bergantung kemauan, karena dari pola itu nantinya menjadi pakaian/baju.